• Thursday, 03 April 2025

Tanggapi Hasil Pemilu 2024, Anies-Muhaimin Beri Reaksi Ini

Tanggapi Hasil Pemilu 2024, Anies-Muhaimin Beri Reaksi Ini
Tanggapi Hasil Pemilu 2024, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Beri Reaksi (YouTube Anies Baswedan)

SEAToday.com, Jakarta-Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar langsung bereaksi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil pemilu, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang pilpres 2024.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari membacakan berita acara Rapat Terbuka Penetapan Hasil Pemilu 2024 Tingkat Nasional di Gedung KPU pada Rabu 20 Maret 2024 yang dimulai sekitar pukul 21.15 WIB. Pasangan Prabowo dan Gibran memperoleh suara mencapai 96.214.691 tau 96,2 juta, sementara Anies dan Muhaimin mendapat suara 40.971.906 atau sekitar 40,9 juta, dan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan perolehan suara 27.040.878 atau sekitar 27 juta.

Anies dan Muhaimin memberikan pernyataan lewat kanal YouTube Anies Baswedan. Keduanya kompak mengenakan kemeja putih. Dalam video tersebut, Anies menyinggung tentang dugaan ketidak normalan, kekurangan, dan adanya pembiaran terhadap proses pemilu yang dianggap tak wajar yang menurutnya baru kali ini terjadi di Indonesia.

“Saudara-saudara sekalian, hari ini KPU telah mengeluarkan pengumuman resmi yang hasilnya dalam versi KPU telah kita dengar bersama. Tapi dalam sebuah pemilihan, proses itu tidak kalah penting daripada hasilnya. Proses pemilihan itu penting untuk dipastikan terbuka, adil, jujur, bebas dari berbagai macam tekanan, untuk apa? untuk menjamin bahwa semua suara yang memenuhi syarat akan didengar dan akan dihormati,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Menurut Anies, proses pemilihan penting untuk menjaga dan memastikan legitimasi kepercayaan dan iklusifitas dalam hasilnya. Tanpa proses yang kredibel, legitimasi calon terpilih atau legitimasi keputusan bisa menyebabkan keraguan.  “Maka menjaga integritas pemilihan adalah fundamental untuk kelangsungan demokrasi dan untuk terpenuhinya aspirasi masyarakat secara keseluruhan,” tambahnya.

Muhaimin menambahkan, bahwa ia dan Anies mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres sebagai upaya membawa perubahan dan menghadirkan keadilan serta kemakmuran bagi semua rakyat Indonesia, termasuk menegakkan demokrasi serta menunaikan janji-janji reformasi.

“Dan berdasarkan catatan dari KPU tadi, ada puluhan juta orang yang menitipkan suara kepada kami berdua maka demi memperjuangkan suara mereka yang percaya pada perubahan dan tetap teguh hingga akhir, kami memutuskan meminta tim hukum timnas AMIN untuk maju ke Mahkamah Konstitusi dan menyampaikan kepada majelis hakim serta publik luas tentang berbagai kekurangan dan penyimpangan yang telah terjadi selama proses pilpres kali ini,” kata Ketua Umum PKB ini.

Muhaminin dan Anies meminta relawan dan pendukung untuk mengawal perjuangan mereka di jalur konstitusional yang disediakan oleh Undang-Undang, yakni pengajuan gugatan pemilu di Mahkamah Konstitusi demi menjaga etika demokrasi dan suasana kedamaian serta persatuan. Namun, tidak diketahui kapan Anies dan Muhaimin melalui tim hukumnya akan mengajukan gugatan di Mahkamah Konstitusi.

 

Share
Insight Indonesia
TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

President Prabowo Leads Meeting on Downstream Industry Accelerati...

President Prabowo Subianto held a limited meeting with several cabinet ministers at his residence in Hambalang, Bogor

Japan's Prime Minister Supports Indonesia to Become a Member of O...

Japan's Prime Minister, Shigeru Ishiba, expressed his support for Indonesia's efforts to become a full member of the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), which currently consists of 38 countries...

Muhammadiyah: Ramadan 2025 Begins March 1, Eid Falls on March 30

Muhammadiyah Central Leadership (PP), Tuesday (7/1), officially set the beginning of Ramadan 1446 Hijri on March 1, 2025. Meanwhile, Eid al-Fitr or Lebaran will fall on March 30, 2025.

Ministry of Religious Affairs: 2025 Hajj Departure Begins Early M...

The Ministry of Religious Affairs (Kemenag) issued a travel plan for the 1446 Hijri/2025 Hajj pilgrimage after previously deciding on the Hajj Implementation Fee (BPIH) with the Hajj Working Committee (Panja) of the Hous...

Trending Topic
Weather Forecast
Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) Predic...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that high-intensity rainfall will continue until March 11. Although a slight decrease in intensity is expected in the coming days due to weather modific...

Weather Forecast: Light Rain Across Jakarta on Thursday Afternoon

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) forecasts that all areas of Jakarta will experience light rain on Thursday (2/13) afternoon.

Jakarta Weather Forecast: Rain in the Morning, Clouds Throughout...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has forecasted light rain in several areas of Jakarta on Tuesday morning, including West Jakarta, Central Jakarta, East Jakarta, North Jakarta, and the Thousand...

Weather Forecast: Light Rain Expected in Parts of Jakarta on Mond...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that several areas in Jakarta will experience light rain on Monday (2/10) morning.