• Saturday, 05 April 2025

Sejarah Partai Golkar, Berkuasa Selama 32 Tahun di Orde Baru

Sejarah Partai Golkar, Berkuasa Selama 32 Tahun di Orde Baru
- Ilustrasi Lambang partai Golkar - Sejarah partai Golkar (Foto: ANTARA/HO)

SEAToday.com, Jakarta – Nama Partai Golkar sedang diperbincangkan setelah Airlangga Hartarto mengundurkan diri sebagai Ketua Umum (ketum) baru-baru ini. Lalu seperti apa sejarah Partai Golkar?

Golongan Karya atau Golkar muncul dari kolaborasi gagasan tiga tokoh yakni Soekarno, Soepomo, dan Ki Hadjar Dewantara. Ketiganya mengajukan gagasan intergralistik kolektivitas sejak 1940.

Gagasan itu terwujud dengan adanya Golongan Fungsional dan diubah dalam Bahasa Sansekerta menjadi Golongan Karya pada 1959. Melansir dari situs Partai Golkar, pembentukan Golkar semula diorientasikan sebagai perwakilan dari golongan-golongan di tengah masyarakat. Perwakilan ini diharapkan bisa merepresentasikan keterwakilan kolektif sebagai bagian dari demokrasi di Indonesia.

Golkar dulu belum menjadi partai politik melainkan sekber atau (Sekretariat Bersama Golongan Karya) berdiri pada 20 Oktober 1964. Sekber Golkar berdiri karena adanya gangguan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan ormasnya dalam politik di Indonesia.

Melansir dari berbagai sumber, sekber Golkar awalnya hanya wadah dari golongan fungsional dan golongan karya murni yang tidak berada di bawah pengaruh politik tertentu. Sekber Golkar dijadikan wadah dari golongan fungsional/golongan karya murni yang tidak berada dibawah pengaruh politik tertentu.

Sepanjang masa orde baru di bawah pemerintahan Soeharto selama 32 tahun) Golkar menjadi kekuatan terbesar di Indonesia karena selalu memenangkan pemilu. Hal ini ada hubungannya dengan sosok Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto yang menjadi Dewan Pembina.

Semenjak Soeharto menjadi Dewan Pembina  Golkar, partai ini berkembang pesat. Meskipun Soeharo bukan ketum namun posisinya sangat strategis. Soeharto kerap memberikan keputusan penting untuk Golkar walaupun posisinya sebagai presiden dan bukan ketum.

Berakhirnya orde baru Golkar berubah jadi partai politik. Perubahan Golkar menjadi partai politik mendorong Partai Golkar untuk memiliki alat kelengkapan demi keberlangsungannya sebagai partai politik di Indonesia, hal ini terlihat dengan hadirnya berbagai dasar dan peraturan dalam bentuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Sampai sekarang Golkar menjadi Partai Politik besar di Indonesia. Bahkan pada Pemilu 2024 lalu Golkar menjadi partai dengan perolehan terbesar kedua di bawah PDI Perjuangan.

Sementara itu nama-nama yang pernah jadi ketua Golkar antara lain Djuhartono (1964-1969), Suprapto Sukowati (1969-1973), Amir Moertono (1973-1983), Sudharmono (1983-1988), Wahono (1988-1993), Harmoko (1993-1998), Akbar Tandjung (1998-2004), Jusuf Kalla (2004-2009), Aburizal Bakrie (2009-2014), Setya Novanto (2014-2017), Airlangga Hartarto (2017-2019 & 2019-Agustus 2024)

Share
Insight Indonesia
TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

President Prabowo Leads Meeting on Downstream Industry Accelerati...

President Prabowo Subianto held a limited meeting with several cabinet ministers at his residence in Hambalang, Bogor

Japan's Prime Minister Supports Indonesia to Become a Member of O...

Japan's Prime Minister, Shigeru Ishiba, expressed his support for Indonesia's efforts to become a full member of the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), which currently consists of 38 countries...

Muhammadiyah: Ramadan 2025 Begins March 1, Eid Falls on March 30

Muhammadiyah Central Leadership (PP), Tuesday (7/1), officially set the beginning of Ramadan 1446 Hijri on March 1, 2025. Meanwhile, Eid al-Fitr or Lebaran will fall on March 30, 2025.

Ministry of Religious Affairs: 2025 Hajj Departure Begins Early M...

The Ministry of Religious Affairs (Kemenag) issued a travel plan for the 1446 Hijri/2025 Hajj pilgrimage after previously deciding on the Hajj Implementation Fee (BPIH) with the Hajj Working Committee (Panja) of the Hous...

Trending Topic
Weather Forecast
Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) Predic...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that high-intensity rainfall will continue until March 11. Although a slight decrease in intensity is expected in the coming days due to weather modific...

Weather Forecast: Light Rain Across Jakarta on Thursday Afternoon

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) forecasts that all areas of Jakarta will experience light rain on Thursday (2/13) afternoon.

Jakarta Weather Forecast: Rain in the Morning, Clouds Throughout...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has forecasted light rain in several areas of Jakarta on Tuesday morning, including West Jakarta, Central Jakarta, East Jakarta, North Jakarta, and the Thousand...

Weather Forecast: Light Rain Expected in Parts of Jakarta on Mond...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that several areas in Jakarta will experience light rain on Monday (2/10) morning.