• Sabtu, 05 April 2025

Mengenal Denjaka, Pasukan Elit TNI AL Mengerikan Indonesia

Mengenal Denjaka, Pasukan Elit TNI AL Mengerikan Indonesia
Denjaka adalah pasukan khusus anti teror yang dimiliki TNI AL. (source: pinterest)

SEAToday.com, Jakarta - Detasemen Jala Mangkara atau Denjaka merupakan pasukan khusus yang dimiliki TNI Angkatan Laut.

Pasukan ini diyakini sebagai salah satu pasukan dengan kemampuan militer yang mumpuni dan mematikan, karena merupakan pasukan khusus anti teror.

Sejarah Denjaka

Denjaka dibentuk pada 13 November 1984. Pasukan elite TNI AL ini terdiri dari gabungan prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska).

Saat pertama kali dibentuk, nama yang tersemat bukanlah Denjaka, melainkan Pasukan Khusus AL (Pasusla) pada 4 November 1982.

Keberadaan Pasusla dibutuhkan untuk menanggulangi beragam bentuk ancaman aspek laut, seperti terorisme dan sabotase serta ancaman lain yang berdampak strategis.

Seiring kebutuhan yang kian mendesak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menyurati Panglima TNI yang isinya berkisar keinginan untuk membentuk Denjaka.

Dua tahun setelah itu, Denjaka resmi dibentuk berdasarkan Instruksi Panglima ABRI No. Ins/01/P/IV/1984. Gafur Chaliq ditunjuk sebagai komandan pertama Denjaka.

Pada tahap pertama itulah, sebanyak 70 personel dari Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) direkrut.

Dikarenakan tidak sembarangan prajurit TNI AL yang bisa masuk ke Denjaka, terdapat beberapa tahapan pendidikan yang harus dilalui oleh prajurit TNI AL jika ingin bergabung ke pasukan Denjaka.

Tahap pertama, prajurit Denjaka dibekali kursus penanggulangan anti teror aspek laut yang bermaterikan intelijen, taktik dan teknik anti-teror serta anti-sabotase. Kemudian, ada dasar-dasar spesialisasi komando kelautan dan keparaan lanjutan.

Di tahap awal, para prajurit TNI AL akan digembleng secara fisik dan pikirannya selama kurang lebih 6 bulan. Kemudian, dilanjutkan dengan kursus yang bermateri pemeliharaan kecakapan dan peningkatan kemampuan kemahiran kualifikasi Taifib dan Paska.

Tahap kedua, para prajurit Denjaka turut dibekali pemeliharaan dan peningkatan kemampuan menembak, lari dan berenang, peningkatan kemampuan bela diri, penguasaan taktis dan teknik penetrasi rahasia, darat, laut dan udara, penguasaan taktik dan teknik untuk merebut dan menguasai instalasi di laut, kapal, pelabuhan atau pangkalan dan personel yang disandera.

Tugas dan kemampuan Denjaka

Tugas pokok Denjaka adalah membina kemampuan anti teror dan anti sabotase di laut dan daerah pantai, serta kemampuan klandestin aspek laut lainnya.

Mereka ditugaskan untuk mencegah dan menindak berbagai aksi teror secara cepat dan efektif dengan menghindari sedikit mungkin korban jiwa.

Prajurit Denjaka dituntut menguasai berbagai kemampuan, seperti pencapaian sasaran lewat teknik lintas udara, penguasaan metode bawah air, dan lintas atas air senyap.

Mereka dilatih untuk memiliki kesiapan operasional yang sangat tinggi sehingga harus memiliki mobilitas, kecepatan, kerahasiaan yang tinggi pula.

Tidak hanya itu, sebagai pasukan khusus, Denjaka memiliki IQ yang tinggi. Hal ini menjadi sebuah keharusan karena mereka dituntut untuk bisa mengatasi masalah dengan cepat, terutama saat misi penyusupan di daerah operasi.

Sebagai pasukan khusus, kemampuan fisik dan mental, serta naluri tempur tinggi harus dimiliki seorang prajurit Denjaka demi berhasilnya tugas khusus yang mereka emban.

Untuk mendukung operasi, personel Denjaka dibekali antara lain submachine gun MP5, HK PSG1, Daewoo K7, senapan serbu G36, HK416, M4, Pindad ss-1, CZ-58, senapan mesin ringan Minimi M60, Daewoo K3, serta pistol Beretta dan HK P30 dan SIG Sauer 9mm.

Denjaka sendiri terdiri dari satu markas zedenk detasemen, satu tim markas, satu tim teknik dan tiga tim tempur.

Share
Kabar Indonesia
Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Korban PHK Dapat Tunjangan 60% Gaji Selama 6 Bulan

Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Korban PHK Dapat Tunjangan 60% Gaji Selama 6 Bulan

Prabowo Putuskan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berjalan Mulai 10 F...

Presiden Prabowo Subianto putuskan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) resmi berjalan secara nasional pada 10 Februari 2025.

Kemendikdasmen Libatkan Sekolah Swasta dalam SPMB

Kemendikdasmen turut melibatkan sekolah swasta dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang akan menggantikan sistem PPDB pada 2025.

Menteri Pariwisata Tegaskan Komitmen Wujudkan Pariwisata Aman

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa ingin komitmen pemerintah untuk mewujudkan pariwisata yang aman dan nyaman.

MK Resmi Hapus Presidential Threshold pada UU Pemilu

Mahkamah Konstitusi putuskan hapus ketentuan ambang batas minimal persentase pengusulan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam UU Pemilu.

Berita Terkini
Pemerintah Indonesia Akan Kirim Tim Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar

Pemerintah Indonesia Akan Kirim Tim Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Myanmar, Terasa hingga Thailand

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Sagaing, Myanmar pada Jumat (28/3).

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali pada Jumat Pagi

Gunung Semeru tercatat mengalami erupsi sebanyak tiga kali dengan letusan setinggi 400 meter di atas puncak pada Jumat (28/3) pagi.

Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Naik ke Level IV

Status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) dinaikkan ke Level IV (Awas).

Gunung Marapi Kembali Erupsi Kamis Dini Hari

Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat kembali erupsi pada Kamis (20/3) dini hari pukul 02.29 WIB.