• Minggu, 22 September 2024

PBB Tekankan untuk Hilangkan Hambatan Operasi Kemanusiaan di Gaza

PBB Tekankan untuk Hilangkan Hambatan Operasi Kemanusiaan di Gaza
Ilustrasi Gaza, Palestina. (Photo by Mohammed Ibrahim on Unsplash)

SEAToday.com, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) desak Israel untuk membuka akses pengiriman bantuan ke Gaza, Palestina. 

Wakil Juru Bicara Sekjen PBB Farhan Haq menyuarakan keprihatinannya atas situasi kemanusiaan di Gaza. Ia menyerukan jika operasi kemanusiaan harus difasilitasi sepenuhnya tanpa hambatan apapun.

“Operasi kemanusiaan di Gaza harus difasilitasi sepenuhnya dan semua hambatan harus dihilangkan,” kata Farhan Haq kepada wartawan.

Haq mengungkapkan jika sejak 1-18 Juni, hanya 28 dari 61 misi bantuan ke Gaza Utara yang mendapat izin otoritas Israel dan delapan misi menghadapi penolakan. 

Selain itu, 16 misi dilaporkan mengalami hambatan dan sembilan misi harus dibatalkan karena alasan logistik, operasional, atau keamanan.

Kendala akses tersebut melemahkan penyaluran bantuan dan layanan kemanusiaan di Gaza sehingga mengakibatkan ratusan ribu pengungsi menderita.

Penilaian kemanusiaan di empat lokasi pengungsian di selatan Gaza yang dipimpin badan kemanusiaan PBB OCHA  pada 7-14 Juni juga menyebutkan jika akses air sangat rendah.

Dari wilayah Deir al Balah, dua di Khan Younis dan dua di wilayah Al Mawasi di Rafah  masyarakat harus lama mengantri dan terpaksa bergantung pada air laut.

“Banyak rumah tangga melaporkan hanya makan satu kali setiap hari, bahkan ada yang makan satu kali setiap dua atau tiga hari, sebagian besar bergantung pada roti, berbagi makanan dengan keluarga lain, dan menjatah stok,” jelas Haq.

Israel mendapat kecaman internasional karena mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera di Jalur Gaza. Sejak Oktober 2023, invasi Israel telah memakan banyak nyawa dan kehancuran di sebagian besar wilayah Gaza.

Tuduhan genosida telah dijatuhkan kepada Israel dan keputusan terbaru Mahkamah Internasional memerintahkan agar Israel menghentikan operasi militernya di kota Rafah Selatan yang menjadi tempat perlindungan bagi lebih dari 1 juta warga Palestina.

Penulis: Halimatun Zakiah

Share
Berita Terkini
14 Perjalanan Whoosh Dibatalkan Akibat Gempa di Kabupaten Bandung

14 Perjalanan Whoosh Dibatalkan Akibat Gempa di Kabupaten Bandung

262 Orang Meninggal Akibat Topan Yagi di Vietnam

Media Vietnam melaporkan 29 orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat topan Yagi, menambah total korban tewas akibat topan tersebut di Vietnam menjadi 262 orang.

Australia akan Batasi Akses Anak ke Sosial Media

Pemerintah Australia, Selasa (10/9) menyatakan jika tahun ini akan mengesahkan undang-undang tentang usia minimum bagi anak-anak untuk mengakses media sosial.

64 Meninggal, Ratusan Terluka akibat Topan Super Yagi Melanda Vie...

Jumlah korban meninggal di Vietnam meningkat menjadi sedikitnya 64 orang, Senin (9/9), sementara ratusan orang lainnya terluka akibat topan super Yagi yang melanda dan menyebabkan banjir serta tanah longsor.

Peneliti BRIN Publikasikan Spesies Baru Endemik Indonesia Anggrek...

Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mempublikasikan temuan tanaman anggrek spesies baru dari pulau Sulawesi yang dikenal masyarakat sebagai Anggrek Kuku Macan.

Trending Topic
Trending Topic
Trending
Trending
Popular Post

Sekolah Dasar Muhammadiyah di Sidoarjo Menerapkan Waktu Tidur Sia...

SD Muhammadiyah 4 Zamzam di Sidoarjo, Jawa Timur, menjadikan tidur siang sebagai salah satu pelajaran yang wajib diikuti siswa.

Peltu (Purn) Tatang Koswara Penembak Jitu Indonesia yang Diakui...

Tatang Koswara, lahir di Cibaduyut pada 12 Desember 1946 adalah salah satu penembak jitu (sniper) Indonesia yang diakui dunia.

Ghisca Debora Berniat Meraup Untung Rp250 Ribu per Tiket dari Pen...

Ghisca Debora Aritonang, tersangka penipuan tiket Coldplay, meraup keuntungan sebesar Rp250.000 per tiket.

Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan sebagai Tersangka

Polda Metro Jaya menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.