• Minggu, 22 September 2024

Mengenal Berbagai Keunikan Perayaan Waisak di Negara Asia Timur

Mengenal Berbagai Keunikan Perayaan Waisak di Negara Asia Timur
Ilustrasi Candi Borobudur. (source: pinterest)

SEAToday.com, Jakarta - Perayaan Hari Besar bagi umat Buddha yaitu Waisak memiliki keunikan dan tradisi berbeda-beda. Biasanya, umat Buddha akan beribadah ke vihara atau kuil secara langsung pada dini hari dengan bernyanyi tiga permata suci (Buddha, Dharma, dan Sangha).

Di Indonesia sendiri, perayaan Waisak yang terkenal adalah peerbangan lampion di kompleks Candi Borobudur. Rangkaian perayaan lainnya juga terdapat di Kabupaten Grobogan dengan penyalaan obor menggunakan api abadi Mrapen.

Dilansir dari berbagai sumber, negara di Asia Timur memiliki cara tersendiri untuk merayakan hari suci Waisak, di antaranya:

 

  • Tiongkok

 

Diketahui bahwa banyak penganut agama Buddha di Tiongkok, bahkan termasuk yang terbesar di dunia. Umat Buddha di negara ini biasanya akan menjalani ritual yang bernama Yufojie, dimana rangkaian ibadahnya dengan menuangkan air wangi yang telah diberkati ke patung Buddha.

 

  • Jepang

 

Umat Buddha di Jepang biasanya akan merayakan Waisak dengan membuat replika kuil berhiaskan bunga musim semi. Replika kuil tersebut nantinya akan ditambahkan patung Buddha. Dan patung tersebut juga akan dituangkan ama-cha yang terbuat dari bunga Hortensia.

 

  • Korea Selatan

 

Perayaan Waisak di Korea Selatan hampir sama dengan Indonesia, yaitu mengadakan pawai disebut dengan Festival Lentera Teratai. Pawai ini diketahui sudah ada sejak masa Dinasti Goryeo dan Joseon atau sekitar 1.200 tahun lalu.

Berbagai perayaan Waisak sebagai hari suci umat Buddha di Indonesia dan negara-negara Asia Timur menunjukkan keidentikan tetapi dengan keunikan masing-masing negara. 

Karena tujuan umat Buddha dalam Hari Raya Waisak adalah untuk mengenang kelahiran Pangeran Siddharta, pencapaian Pangeran Siddharta menjadi Buddha, dan wafatnya Buddha Gautama (Pangeran Siddharta).

Penulis: Annisa Salsabilla

Share
Berita Terkini
14 Perjalanan Whoosh Dibatalkan Akibat Gempa di Kabupaten Bandung

14 Perjalanan Whoosh Dibatalkan Akibat Gempa di Kabupaten Bandung

262 Orang Meninggal Akibat Topan Yagi di Vietnam

Media Vietnam melaporkan 29 orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat topan Yagi, menambah total korban tewas akibat topan tersebut di Vietnam menjadi 262 orang.

Australia akan Batasi Akses Anak ke Sosial Media

Pemerintah Australia, Selasa (10/9) menyatakan jika tahun ini akan mengesahkan undang-undang tentang usia minimum bagi anak-anak untuk mengakses media sosial.

64 Meninggal, Ratusan Terluka akibat Topan Super Yagi Melanda Vie...

Jumlah korban meninggal di Vietnam meningkat menjadi sedikitnya 64 orang, Senin (9/9), sementara ratusan orang lainnya terluka akibat topan super Yagi yang melanda dan menyebabkan banjir serta tanah longsor.

Peneliti BRIN Publikasikan Spesies Baru Endemik Indonesia Anggrek...

Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mempublikasikan temuan tanaman anggrek spesies baru dari pulau Sulawesi yang dikenal masyarakat sebagai Anggrek Kuku Macan.

Trending Topic
Trending Topic
Trending
Trending
Popular Post

Sekolah Dasar Muhammadiyah di Sidoarjo Menerapkan Waktu Tidur Sia...

SD Muhammadiyah 4 Zamzam di Sidoarjo, Jawa Timur, menjadikan tidur siang sebagai salah satu pelajaran yang wajib diikuti siswa.

Peltu (Purn) Tatang Koswara Penembak Jitu Indonesia yang Diakui...

Tatang Koswara, lahir di Cibaduyut pada 12 Desember 1946 adalah salah satu penembak jitu (sniper) Indonesia yang diakui dunia.

Ghisca Debora Berniat Meraup Untung Rp250 Ribu per Tiket dari Pen...

Ghisca Debora Aritonang, tersangka penipuan tiket Coldplay, meraup keuntungan sebesar Rp250.000 per tiket.

Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan sebagai Tersangka

Polda Metro Jaya menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.