• Kamis, 19 September 2024

Australia akan Batasi Akses Anak ke Sosial Media

Australia akan Batasi Akses Anak ke Sosial Media
Peta Australia. (Wikipedia)

SEAToday.com, Melbourne - Pemerintah Australia, Selasa (10/9) menyatakan jika tahun ini akan mengesahkan undang-undang tentang usia minimum bagi anak-anak untuk mengakses media sosial.

PM Anthony Albanese mengatakan bahwa pemerintah akan segera menguji coba teknologi verifikasi usia dalam beberapa bulan mendatang untuk menegakkan larangan tersebut. Belum ada informasi terkait proses verifikasi usia, namun batas minimumnya antara usia 14 dan 16 tahun.

Banyak negara sedang mencari upaya untuk melindungi anak-anak dari bahaya media sosial seperti perundungan, perjudian, dan berbagai kejahatan dunia maya. Langkah ini diambil Australia menyusul meningkatnya seruan orang tua yang cemas terhadap anak-anak mereka. Partai oposisi Australia juga menjanjikan larangan media sosial bagi mereka yang berusia di bawah 16 tahun jika mereka memenangkan pemilu pada Mei tahun depan.

“Ini adalah momok. Kita tahu bahwa ada konsekuensi kesehatan mental yang harus dihadapi oleh banyak anak muda. Perundungan yang dapat terjadi secara online, akses ke materi yang menyebabkan kerusakan sosial, dan orang tua menginginkan tanggapan,” tambah Albanese.

Sementara itu, Lisa Given, pakar teknologi informasi di Royal Melbourne Institute of Technology, mengatakan bahwa rencana pemerintah tersebut juga akan menyebabkan anak-anak tidak dapat mengakses konten yang bermanfaat.

“Ini merupakan kebijakan yang sangat merugikan dan berpotensi menghalangi anak-anak untuk mengakses konten-konten bermanfaat di media sosial.”

Pemerintah negara bagian Australia Selatan baru-baru ini mengusulkan undang-undang yang akan mendenda perusahaan media sosial yang tidak mengecualikan anak-anak di bawah usia 14 tahun dari platform mereka.

Share
Berita Terkini
14 Perjalanan Whoosh Dibatalkan Akibat Gempa di Kabupaten Bandung

14 Perjalanan Whoosh Dibatalkan Akibat Gempa di Kabupaten Bandung

262 Orang Meninggal Akibat Topan Yagi di Vietnam

Media Vietnam melaporkan 29 orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat topan Yagi, menambah total korban tewas akibat topan tersebut di Vietnam menjadi 262 orang.

Australia akan Batasi Akses Anak ke Sosial Media

Pemerintah Australia, Selasa (10/9) menyatakan jika tahun ini akan mengesahkan undang-undang tentang usia minimum bagi anak-anak untuk mengakses media sosial.

64 Meninggal, Ratusan Terluka akibat Topan Super Yagi Melanda Vie...

Jumlah korban meninggal di Vietnam meningkat menjadi sedikitnya 64 orang, Senin (9/9), sementara ratusan orang lainnya terluka akibat topan super Yagi yang melanda dan menyebabkan banjir serta tanah longsor.

Peneliti BRIN Publikasikan Spesies Baru Endemik Indonesia Anggrek...

Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mempublikasikan temuan tanaman anggrek spesies baru dari pulau Sulawesi yang dikenal masyarakat sebagai Anggrek Kuku Macan.

Trending Topic
Trending Topic
Trending
Trending
Popular Post

Sekolah Dasar Muhammadiyah di Sidoarjo Menerapkan Waktu Tidur Sia...

SD Muhammadiyah 4 Zamzam di Sidoarjo, Jawa Timur, menjadikan tidur siang sebagai salah satu pelajaran yang wajib diikuti siswa.

Peltu (Purn) Tatang Koswara Penembak Jitu Indonesia yang Diakui...

Tatang Koswara, lahir di Cibaduyut pada 12 Desember 1946 adalah salah satu penembak jitu (sniper) Indonesia yang diakui dunia.

Ghisca Debora Berniat Meraup Untung Rp250 Ribu per Tiket dari Pen...

Ghisca Debora Aritonang, tersangka penipuan tiket Coldplay, meraup keuntungan sebesar Rp250.000 per tiket.

Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan sebagai Tersangka

Polda Metro Jaya menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.