Daftar Negara yang Melarang Penggunaan Hijab, Terbaru Tajikistan

SEAToday.com, Jakarta-Pemerintah Tajikistan telah mengesahkan undang-undang pelarangan penggunaan hijab. Langkah ini digambarkan pihak pemerintah negara mayoritas Muslim ini untuk "melindungi nilai-nilai budaya nasional" dan "mencegah takhayul dan ekstremisme."
Dilansir dari Euronews, undang-undang yang disetujui oleh majelis tinggi parlemen Majlisi Milli pada Kamis lalu ini melarang penggunaan "pakaian asing", termasuk hijab, atau penutup kepala yang dikenakan oleh perempuan Muslim. Sebagai gantinya, warga Tajikistan didorong untuk mengenakan pakaian nasional Tajik.
Warga yang melanggar akan didenda dengan skala mulai dari 7.920 somoni Tajikistan (Rp12,2 juta) untuk warga biasa, 54.000 somoni (Rp83,2 juta) untuk pejabat pemerintah dan 57.600 somoni (Rp88,8 juta) jika mereka seorang tokoh agama.
Selain Tajikistan, beberapa negara lain juga melarang penggunaan hijab. Simak daftarnya berikut ini, seperti dikutip dari Jagran Josh.
Daftar Negara yang Melarang Penggunaan Hijab
Austria
Austria pada 2019 memberlakukan larangan jilbab untuk anak-anak hingga usia 10 tahun untuk mempromosikan kesetaraan antara pria dan perempuan. Larangan ini juga bertujuan untuk meningkatkan integrasi sosial terkait adat istiadat setempat.
Bosnia dan Herzegovina
Meskipun merupakan negara sekuler, mengenakan hijab dan simbol-simbol agama lainnya dilarang di pengadilan dan institusi lainnya. Saat ini, perempuan Muslim yang bekerja di lembaga peradilan dilarang mengenakan hijab untuk bekerja.
Kanada
Mengenakan simbol-simbol agama untuk semua pegawai negeri yang memiliki posisi otoritas di provinsi Quebec, Kanada, dilarang.
Prancis
Prancis mengeluarkan undang-undang pada 2004 yang melarang semua pakaian dan simbol agama di sekolah. Namun, undang-undang ini tidak berlaku di universitas.
India
Meskipun beberapa sekolah di India tidak mengizinkan murid perempuan mengenakan hijab di ruang kelas, hijab tidak dilarang di negara ini. Sebagai negara sekuler, negara ini mengizinkan orang untuk mengenakan jilbab, turban, atau pakaian religius lainnya di depan umum.
Kazakhstan
Beberapa sekolah melarang jilbab di Kazakhstan pada 2017. Setahun kemudian, pemerintah mengusulkan larangan bagi orang-orang yang mengenakan jilbab, niqab, dan bentuk pakaian serupa lainnya di tempat umum.
Kosovo
Mengenakan jilbab di sekolah umum, universitas dan gedung-gedung pemerintah dilarang sejak 2009. Namun, pada 2014, Kosovo memiliki anggota parlemen perempuan pertama yang berhijab.
Rusia
Jilbab dilarang di sekolah dan universitas di dua wilayah Rusia, yaitu Republik Mordovia dan Wilayah Stavropol.
Uzbekistan
Pemerintah pada 2012 melarang penjualan pakaian religius seperti jilbab dan cadar di pasar. Pada 2018, seorang imam Uzbekistan dipecat oleh pihak berwenang Uzbekistan setelah ia mendesak Presiden negara itu untuk mencabut larangan simbol-simbol agama termasuk hijab.
Harap dicatat bahwa daftar di atas hanya mencakup negara-negara yang telah menerapkan larangan terhadap hijab (jilbab) dan bukan burqa dan niqab (cadar yang menutupi wajah).
Recommended Article
Insight Indonesia
President Prabowo Leads Meeting on Downstream Industry Accelerati...
President Prabowo Subianto held a limited meeting with several cabinet ministers at his residence in Hambalang, Bogor
Japan's Prime Minister Supports Indonesia to Become a Member of O...
Japan's Prime Minister, Shigeru Ishiba, expressed his support for Indonesia's efforts to become a full member of the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), which currently consists of 38 countries...
Muhammadiyah: Ramadan 2025 Begins March 1, Eid Falls on March 30
Muhammadiyah Central Leadership (PP), Tuesday (7/1), officially set the beginning of Ramadan 1446 Hijri on March 1, 2025. Meanwhile, Eid al-Fitr or Lebaran will fall on March 30, 2025.
Ministry of Religious Affairs: 2025 Hajj Departure Begins Early M...
The Ministry of Religious Affairs (Kemenag) issued a travel plan for the 1446 Hijri/2025 Hajj pilgrimage after previously deciding on the Hajj Implementation Fee (BPIH) with the Hajj Working Committee (Panja) of the Hous...
Popular Post
SOEs Ministry Tries Out Four Days in Workweek System
The State-Owned Enterprises (SOEs) Ministry is testing the implementation of a four-day workweek. This was shared on Instagram @lifeatkbumn on Saturday (6/8).
TransJakarta Extends Operational Hours of Soekarno-Hatta Airport...
TransJakarta extended its service time until midnight for the corridor with destination to the Soekarno-Hatta International Airport, starting Wednesday (6/19).
Trending Topic
Weather Forecast
The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) Predic...
The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that high-intensity rainfall will continue until March 11. Although a slight decrease in intensity is expected in the coming days due to weather modific...
Weather Forecast: Light Rain Across Jakarta on Thursday Afternoon
The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) forecasts that all areas of Jakarta will experience light rain on Thursday (2/13) afternoon.
Jakarta Weather Forecast: Rain in the Morning, Clouds Throughout...
The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has forecasted light rain in several areas of Jakarta on Tuesday morning, including West Jakarta, Central Jakarta, East Jakarta, North Jakarta, and the Thousand...
Weather Forecast: Light Rain Expected in Parts of Jakarta on Mond...
The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that several areas in Jakarta will experience light rain on Monday (2/10) morning.