• Tuesday, 15 April 2025

Cegah Pungli, Imigrasi Pasang Tanda "No Tipping" di Bandara dan Pelabuhan

Cegah Pungli, Imigrasi Pasang Tanda
Tangkapan layar - Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, memasang tanda tidal menerima tip atau "no tipping" di bandara dan pelabuhan internasional yang ramai penumpang untuk mencegah pungutan liar (pungli). (ANTARA/HO-Ditjen Imigrasi)

SEAToday.com, Jakarta - Untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli), Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) memasang tanda "no tipping" di berbagai bandara dan pelabuhan internasional yang memiliki banyak penumpang.

"Kami telah memasang tanda 'no tipping' dalam tiga bahasa, terutama di bandara dan pelabuhan internasional dengan jumlah pelintas tertinggi," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar M. Godam, saat dihubungi ANTARA melalui pesan singkat, Senin.

Ditjen Imigrasi bertekad menghapus pungli di tempat pemeriksaan imigrasi. Untuk memastikan hal ini berjalan, mereka mengerahkan tim dari Direktorat Kepatuhan Internal guna melakukan pengawasan langsung di lokasi pemeriksaan yang paling sibuk di Indonesia.

Selain itu, Ditjen Imigrasi juga menyediakan layanan pengaduan melalui kode QR yang dapat ditemukan di setiap konter imigrasi. Masyarakat yang menemukan indikasi penyimpangan bisa langsung melaporkannya melalui kanal ini.

Upaya lain yang dilakukan adalah mempercepat digitalisasi layanan imigrasi, seperti penerapan visa elektronik dan penggunaan autogate. Sistem ini bertujuan untuk mempercepat proses pemeriksaan serta mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelintas, sehingga dapat menekan potensi penyalahgunaan wewenang.

Menurut Godam, saat ini Ditjen Imigrasi telah memasang 264 autogate di lima tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) utama. Bandara Internasional Soekarno-Hatta sendiri telah dilengkapi dengan 98 autogate. "Ke depannya, kami akan mengoptimalkan sistem ini di seluruh TPI di Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah surat resmi dari Kedutaan Besar Tiongkok kepada Kementerian Luar Negeri RI mengungkap adanya kasus pemerasan terhadap warga negara Tiongkok di bandara Indonesia. Surat tersebut bertanggal 21 Januari 2025.

Dalam surat itu, Kedubes Tiongkok menjelaskan bahwa dengan bantuan Direktorat Konsuler Kemlu RI, mereka telah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Bandara Internasional Jakarta untuk menyelesaikan kasus ini.

Kedubes Tiongkok juga mengungkap bahwa mereka telah menangani setidaknya 44 kasus pemerasan dengan total uang sekitar Rp32.750.000 yang telah dikembalikan kepada lebih dari 60 warga negara Tiongkok.

Menanggapi hal ini, Menteri Imipas Agus Andrianto menyatakan bahwa pihaknya telah mencopot sekitar 30 pejabat imigrasi yang bertugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mereka juga tengah menjalani pemeriksaan internal oleh Kementerian Imipas.

"Begitu kami menerima seluruh data, kami langsung menarik semua petugas yang namanya ada dalam laporan tersebut dari tugasnya di Soekarno-Hatta. Mereka langsung digantikan," tegas Agus dalam keterangannya, Minggu (2/1).

 
Share
Insight Indonesia
Indonesia Responds to US Tariffs with Tax Relief Measures

Indonesia Responds to US Tariffs with Tax Relief Measures

TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

The Bill on Amendments to Law Number 34 of 2004 on the Indonesian National Armed Forces (TNI) has been approved

President Prabowo Leads Meeting on Downstream Industry Accelerati...

President Prabowo Subianto held a limited meeting with several cabinet ministers at his residence in Hambalang, Bogor

Japan's Prime Minister Supports Indonesia to Become a Member of O...

Japan's Prime Minister, Shigeru Ishiba, expressed his support for Indonesia's efforts to become a full member of the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), which currently consists of 38 countries...

Muhammadiyah: Ramadan 2025 Begins March 1, Eid Falls on March 30

Muhammadiyah Central Leadership (PP), Tuesday (7/1), officially set the beginning of Ramadan 1446 Hijri on March 1, 2025. Meanwhile, Eid al-Fitr or Lebaran will fall on March 30, 2025.

Trending Topic
Weather Forecast
Weather Forecast Today: Some Cities Are Expecting Light Rain

Weather Forecast Today: Some Cities Are Expecting Light Rain

Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has identified the potential for extreme weather in western Indonesia

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) Predic...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that high-intensity rainfall will continue until March 11. Although a slight decrease in intensity is expected in the coming days due to weather modific...

Weather Forecast: Light Rain Across Jakarta on Thursday Afternoon

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) forecasts that all areas of Jakarta will experience light rain on Thursday (2/13) afternoon.

Jakarta Weather Forecast: Rain in the Morning, Clouds Throughout...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has forecasted light rain in several areas of Jakarta on Tuesday morning, including West Jakarta, Central Jakarta, East Jakarta, North Jakarta, and the Thousand...