• Friday, 04 April 2025

4 Poin yang Jadi Sorotan Jokowi di HLF-MSP dan IAF 2024 di Bali

4 Poin yang Jadi Sorotan Jokowi di HLF-MSP dan IAF 2024 di Bali
4 Poin yang Jadi Sorotan Jokowi di HLF-MSP dan IAF 2024 di Bali. (dok. Media Center)

SEAToday.com, Jakarta - Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak (High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships/HLF-MSP) dan Forum Indonesia-Afrika (Indonesia-Africa Forum/IAF) ke-2 2024 di Nusa Dua, Bali, telah dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin, 2 September 2024.

Dalam pembukaannya, Jokowi mengajak negara-negara Afrika untuk kian solid dan mampu menjadi penggerak perubahan di tengah dunia yang penuh tantangan. Presiden menyoroti kondisi perekonomian global yang tidak menentu akibat ketegangan geopolitik.

Ia juga menyayangkan menurunnya solidaritas internasional dalam menghadapi tantangan global, semangat multilateralisme yang semakin menipis, serta menguatnya polaritas dan fragmentasi. Jokowi menegaskan negara-negara berkembanglah yang paling terdampak dari situasi ini. Ini tercermin dari pencapaian SDGs global yang baru mencapai 17 persen dari target.

"Dengan hanya enam tahun menuju 2030, dampak kegagalan ini dirasakan utamanya oleh jutaan orang di negara-negara berkembang. Karena itu, diperlukan arah dan visi baru untuk pembangunan yang lebih adil dan inklusif bagi negara-negara berkembang," tegasnya, dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Presiden menyampaikan empat poin utama, yakni:

Pertama, pencapaian target SDG harus tetap menjadi fokus utama agenda pembangunan global. Ia menambahkan bahwa agenda pencapaian SDGs perlu diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional dan regional, termasuk Agenda 2063 Afrika, serta didukung oleh Kemitraan Multi-Pihak.

Kedua, Indonesia berkomitmen menjadi bagian dari solusi global. Indonesia selalu berada di barisan terdepan dalam membela kepentingan Global South sekaligus menjadi bridge builder, memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan solidaritas, termasuk dalam percepatan pencapaian SDGs. “Komitmen ini konsisten dengan Semangat Bandung yang diusung Indonesia pada Konferensi Asia Afrika, 69 tahun yang lalu di Bandung," jelas Presiden.

Ketiga, Indonesia siap bermitra dengan semua negara dalam menunaikan komitmen tersebut, terutama dengan kawasan Afrika, utamanya dengan menghubungkan Semangat Bandung dengan Agenda Afrika 2063. “Hasil kemitraan Indonesia-Afrika sangat nyata, dengan volume perdagangan meningkat pesat dan berbagai perjanjian perdagangan disepakati.

Dalam kaitan ini, Presiden menyampaikan hasil kesepakatan bisnis (deliverables) dari pertemuan Indonesia-Africa Forum (IAF) tahun ini tercatat sebesar USD3,5 miliar dolar, lebih dari enam kali lipat dari IAF pertama tahun 2018 yang senilai 586,6 juta dolar.

Keempat, Presiden menyampaikan kembali perlunya menghidupkan kembali kerja sama Selatan-Selatan, juga kerja sama Utara-Selatan, agar dapat saling melengkapi dalam mengatasi tantangan global dengan lebih baik.

Sebagai penutup, Jokowi menyampaikan rencana menyelenggarakan Platinum Jubilee of the Asian African Conference tahun depan untuk memperingati 70 tahun KTT Asia Afrika.

Share
Insight Indonesia
TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

President Prabowo Leads Meeting on Downstream Industry Accelerati...

President Prabowo Subianto held a limited meeting with several cabinet ministers at his residence in Hambalang, Bogor

Japan's Prime Minister Supports Indonesia to Become a Member of O...

Japan's Prime Minister, Shigeru Ishiba, expressed his support for Indonesia's efforts to become a full member of the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), which currently consists of 38 countries...

Muhammadiyah: Ramadan 2025 Begins March 1, Eid Falls on March 30

Muhammadiyah Central Leadership (PP), Tuesday (7/1), officially set the beginning of Ramadan 1446 Hijri on March 1, 2025. Meanwhile, Eid al-Fitr or Lebaran will fall on March 30, 2025.

Ministry of Religious Affairs: 2025 Hajj Departure Begins Early M...

The Ministry of Religious Affairs (Kemenag) issued a travel plan for the 1446 Hijri/2025 Hajj pilgrimage after previously deciding on the Hajj Implementation Fee (BPIH) with the Hajj Working Committee (Panja) of the Hous...

Trending Topic
Weather Forecast
Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) Predic...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that high-intensity rainfall will continue until March 11. Although a slight decrease in intensity is expected in the coming days due to weather modific...

Weather Forecast: Light Rain Across Jakarta on Thursday Afternoon

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) forecasts that all areas of Jakarta will experience light rain on Thursday (2/13) afternoon.

Jakarta Weather Forecast: Rain in the Morning, Clouds Throughout...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has forecasted light rain in several areas of Jakarta on Tuesday morning, including West Jakarta, Central Jakarta, East Jakarta, North Jakarta, and the Thousand...

Weather Forecast: Light Rain Expected in Parts of Jakarta on Mond...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that several areas in Jakarta will experience light rain on Monday (2/10) morning.