• Thursday, 03 April 2025

Forum International Indonesia Carbon Capture and Storage 2024 Akan Digelar di Jakarta

Forum International Indonesia Carbon Capture and Storage 2024 Akan Digelar di Jakarta
Forum International Indonesia Carbon Capture and Storage 2024 berlangsung pada 31 Juli - 1 Agustus 2024 (Foto: Dok.IICCS)

SEAToday.com, Jakarta – Banyak pihak saat ini bersama-sama memerangi perubahan iklim hingga melakukan penangkapan dan penyimpanan karbon atau carbon capture and storage (CCS). Hal inil memunculkan potensi ekonomi dekarbonisasi dan manfaat ekonomi. International Indonesia Carbon Capture and Storage (IICCS) akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 31 Juli – 1 Agustus 2024.

IICCS membuka potensi dekarbonisasi yang substansial sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan menangkap dan menyimpan emisi karbon bisa membantu mengurangi perubahan iklim tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru melalui teknologi inovatif dan pengembangan infrastruktur.

IICCS juga mempercepat Hub CCS di Indonesia dan Asia Tenggara. Artinya Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang lebih luas memiliki peluang untuk mempercepat penyebaran pusat-pusat CCS dengan perjanjian lintas batas. Perjanjian-perjanjian ini dapat memfasilitasi pembagian sumber daya, keahlian, dan infrastruktur.

Forum IICCS meningkatkan efektivitas dan jangkauan inisiatif CCS secara keseluruhan, Maka dengan memanfaatkan kolaborasi regional di Asia Tenggara maka Asia Tenggara mampu memimpin dalam teknologi dan implementasi CCS.Agar berhasil dalam pengembangan dan meningkatkan skala hub CCS beberapa faktor harus ditangani dengan baik. Apa saja hal penting yang dimaksud?

1.Dorongan Kebijakan yang Kuat

Pemerintah harus memberikan kebijakan yang kuat termasuk insentif keuangan dalam mendorong partisipasi industri dalam pengembangan pusat CCS, misalnya contoh proyek Northern Lights di Norwegia yang mendapat manfaat dari subsidi belanja modal pemerintah yang signifikan.

2.Model Bisnis dan Ekonomi

Dengan melakukan optimalisasi struktur komersial pusat-pusat CCS sangat pentng untuk kelangsungan hidup. Hal ini melibatkan pembuatan model bisnis yang menyeimbangkan biaya dan manfaat secara efektif, memastikan bahwa pusat-pusat CCS bisa beroperasi berkelanjutan dan menarik investasi.

3.Kemitraan yang Luas dan Multilateral

Dengan cara mengembangkan pusat-pusat CCS yang membutuhkan kemitraan luas dan multilateral. Kemitraan yang luas dan multilateral di seluruh negara dan industri sehingga bisa meningkatkan skala CCS dan peningkatan kelayakan ekonomi dan menyebarkan biaya dan manfaat lebih luas.

4. Keterlibatan Global dalam Proyek CCS

Banyak negara di dunia yang aktif dalam proyek  CCS. Mereka menunjukan komitmen untuk mengurangi emisi karbon dan memajukan teknologi CCS. Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Jepang, China, Australia, hingga Norwegia telah jadi pelopor inisiatif CCS.

Dalam acara IICCS 2024 nanti sejumlah pembicara sosok-sosok yang inspiratif akan tampil membahas berbagai tema.Para ahli berasal dari organisasi international bergengsi, kementerian, sektor publik dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), organisasi standar internasional, organisasi pemikir nirlaba, dan masih banyak lagi.

Para pembicara akan menjelaskan tentang perkembagan terbaru dan praktik terbaik dalam teknologi dan implementasi CCS. Para peserta IICCS 2024 akan mendapat banyak pengetahuan, informasi, hingga mengeksplorasi potensial, pengetahuan, dan mengembangkan strategi proyek CCS.

 

Share
Insight Indonesia
TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

TNI Law Amendments Officially Passed by Parliament

President Prabowo Leads Meeting on Downstream Industry Accelerati...

President Prabowo Subianto held a limited meeting with several cabinet ministers at his residence in Hambalang, Bogor

Japan's Prime Minister Supports Indonesia to Become a Member of O...

Japan's Prime Minister, Shigeru Ishiba, expressed his support for Indonesia's efforts to become a full member of the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), which currently consists of 38 countries...

Muhammadiyah: Ramadan 2025 Begins March 1, Eid Falls on March 30

Muhammadiyah Central Leadership (PP), Tuesday (7/1), officially set the beginning of Ramadan 1446 Hijri on March 1, 2025. Meanwhile, Eid al-Fitr or Lebaran will fall on March 30, 2025.

Ministry of Religious Affairs: 2025 Hajj Departure Begins Early M...

The Ministry of Religious Affairs (Kemenag) issued a travel plan for the 1446 Hijri/2025 Hajj pilgrimage after previously deciding on the Hajj Implementation Fee (BPIH) with the Hajj Working Committee (Panja) of the Hous...

Trending Topic
Weather Forecast
Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

Potential Extreme Weather to Hit Western Indonesia

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) Predic...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that high-intensity rainfall will continue until March 11. Although a slight decrease in intensity is expected in the coming days due to weather modific...

Weather Forecast: Light Rain Across Jakarta on Thursday Afternoon

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) forecasts that all areas of Jakarta will experience light rain on Thursday (2/13) afternoon.

Jakarta Weather Forecast: Rain in the Morning, Clouds Throughout...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) has forecasted light rain in several areas of Jakarta on Tuesday morning, including West Jakarta, Central Jakarta, East Jakarta, North Jakarta, and the Thousand...

Weather Forecast: Light Rain Expected in Parts of Jakarta on Mond...

The Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) predicts that several areas in Jakarta will experience light rain on Monday (2/10) morning.